Tretes Pasuruan, 03 Desember 2025 — Desa Sidorejo kembali mencatatkan prestasi di tingkat provinsi. Pada tanggal 2–3 Desember 2025, Desa Sidorejo menjadi salah satu dari 10 Desa di Jawa Timur yang terpilih mengikuti secara langsung Pelatihan Perencanaan dan Penganggaran Responsif GEDSI (PPPRG) untuk Mewujudkan Desa Tangguh Bencana.
Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari bertempat di Hotel Royal Tretes View, Pasuruan, dan diikuti oleh perwakilan Desa-Desa pilihan dari berbagai kabupaten di Jawa Timur. Dari Kabupaten Lumajang sendiri, terdapat dua desa yang mendapatkan kepercayaan untuk hadir, yaitu Desa Sidorejo dan Desa Bondoyudo. selain dari Desa, Panitia juga mengundang dari DPMD dan Fasilitator Kabupaten. diikuti oleh 5 Kabupaten yaitu Kabupaten Pacitan, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Sampang, dengan masing-masing Kabupaten mendelegasikan 2 Desa dan 1 perwakilan dari DPMD.
Pelatihan ini diselenggarakan oleh Tim Kondusif Jawa Timur, LPKP, serta didukung oleh BNPB, sebagai upaya peningkatan kapasitas desa dalam menyusun perencanaan dan penganggaran yang responsif terhadap kelompok rentan, serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Acara tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga nasional, di antaranya:
Direktur FDD Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi,
Direktur Advokasi dan Kerjasama,
serta Fasilitator dari Tim Kondusif Jawa Timur.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai integrasi perspektif GEDSI (Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial) dalam perencanaan pembangunan Desa, penyusunan anggaran yang responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan, serta penguatan tata kelola Desa dalam membangun sistem Desa Tangguh Bencana.
Perwakilan Pemerintah Desa Sidorejo menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam pelatihan ini merupakan kesempatan penting untuk meningkatkan kapasitas aparatur dan memperkaya strategi mitigasi bencana yang lebih inklusif. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam penyusunan kebijakan desa dan meningkatkan ketangguhan masyarakat terhadap berbagai potensi bencana.
Dengan terpilihnya Desa Sidorejo sebagai peserta langsung dalam pelatihan tingkat provinsi ini, menunjukkan bahwa Desa memiliki komitmen kuat dalam upaya pembangunan inklusif dan mitigasi bencana berkelanjutan serta Desa SIdorejo menjadi pilot Porject dengan terbentuknya Pokja Forum Penanggulangan Resiko Bencana (FPRB).
KembaliCopyright © 2020 Diskominfo Kab. Lumajang - Dibuat dengan penuh