Sidorejo, 20 November 2025 — Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah setempat selama beberapa hari berturut-turut mencapai puncaknya pada Kamis, 20 November 2025, dan mengakibatkan debit Sungai Affour meningkat tajam. Derasnya aliran air sungai menimbulkan kekhawatiran bagi warga di sekitar bantaran yang mulai merasakan dampak dari naiknya permukaan air.
Sejak awal pekan, wilayah tersebut terus diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Hampir tidak ada jeda cuaca cerah yang cukup untuk menurunkan volume air di hulu maupun di aliran utama sungai. Kondisi ini membuat Sungai Affour bekerja melampaui kapasitas normalnya, sehingga arus air tampak jauh lebih kencang dan mengalir dengan suara gemuruh yang terdengar hingga ke permukiman terdekat.
Warga di beberapa titik seperti daerah rendah di sepanjang bantaran sungai mulai melaporkan adanya genangan air yang muncul pada pagi hari, dan semakin meluas ketika hujan kembali turun menjelang sore. Meski belum menimbulkan kerusakan besar, kekhawatiran terhadap potensi banjir tetap meningkat, terutama mengingat pengalaman kejadian serupa di waktu lalu.
Pemerintah Desa bersama aparat kecamatan bergerak cepat dengan melakukan pemantauan berkala di sepanjang aliran Sungai Affour. Petugas juga meninjau beberapa jembatan kecil, saluran pembuangan, serta titik rawan longsor di tepi sungai untuk memastikan kondisi tetap terkendali.
Dalam imbauan resminya, pemerintah desa meminta warga meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang tinggal di area bantaran yang memiliki riwayat banjir luapan saat debit sungai meningkat.
“Kami mengimbau warga agar tetap tenang namun waspada. Jika keadaan mengharuskan evakuasi cepat, kami sudah menyiapkan titik kumpul sementara bersama relawan,” ujar salah satu perangkat desa saat ikut serta memantau elevasi air.
Beberapa warga juga mengaku kesulitan melakukan aktivitas seperti biasanya karena jalan setapak dekat sungai menjadi licin dan sebagian area pertanian terendam. Pemilik lahan mengkhawatirkan dampak terhadap tanaman padi dan palawija yang masih berada dalam fase pertumbuhan.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menyatakan bahwa pihaknya terus memantau kondisi cuaca dan debit sungai menggunakan laporan harian dari pos pengamatan hujan. Jika intensitas hujan tetap tinggi di wilayah hulu, potensi meningkatnya debit sungai masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Warga berharap hujan segera mereda agar kondisi sungai kembali normal, sementara pihak pemerintah menegaskan komitmennya untuk tetap siaga hingga situasi benar-benar aman. Kondisi Sungai Affour masih dalam status waspada, namun langkah antisipasi terus dilakukan untuk mencegah dampak yang lebih besar.
KembaliCopyright © 2020 Diskominfo Kab. Lumajang - Dibuat dengan penuh