INFO DESA

Menumbuhkan Semangat Kepahlawanan, Peserta Upacara Kenakan Pakaian bertema Perjuangan
10 November 2025   47 kali

Ada suasana berbeda pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025 di Tugu Monumen Soekertiyo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang. Para peserta upacara tampil unik dengan mengenakan busana bertema pahlawan dan pejuang kemerdekaan, menghadirkan suasana patriotik yang penuh makna di tengah momen penghormatan kepada para pejuang bangsa. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kecamatan Rowokangkung ini diikuti oleh seluruh unsur pemerintahan dan instansi se-Kecamatan, antara lain Koramil, Polsek, KUA, Kepala Puskesmas Sumbersari, Korwil Pendidikan, Koordinator BPP, Koordinator PLKB, Kepala Sekolah SMKN dan SMPN 1 Rowokangkung, serta seluruh Kepala Desa.

Para peserta dengan bangga mengenakan pakaian pejuang mulai dari seragam perjuangan, pakaian adat, hingga busana bertema patriotik sebagai simbol penghormatan kepada para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan. Camat Rowokangkung dalam amanatnya menyampaikan bahwa peringatan tahun ini bukan hanya seremoni, melainkan wujud nyata rasa syukur dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan, termasuk Mayjen Soekertiyo, pahlawan asal Lumajang yang namanya diabadikan dalam monumen tempat acara berlangsung. “Dengan mengenakan busana pahlawan, kita tidak hanya mengenang perjuangan mereka, tetapi juga menanamkan semangat juang di hati kita semua,” ujarnya. 

Mayjen (Purn) Soekertiyo adalah salah satu pahlawan asal Lumajang, tepatnya dari wilayah Kawedanan Yosowilangun. Ia dikenal sebagai tokoh militer yang berani dan teguh dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari agresi Belanda. Dedikasi dan perjuangannya menjadikan Soekertiyo sebagai simbol patriotisme lokal, yang kini diabadikan melalui Tugu Monumen Soekertiyo di Kecamatan Rowokangkung, tempat masyarakat setiap tahun memperingati Hari Pahlawan dengan penuh kebanggaan.

Kemeriahan dan kekhidmatan peringatan Hari Pahlawan 2025 di Rowokangkung menjadi bukti bahwa semangat juang para pahlawan tetap hidup di hati masyarakat. Melalui simbol busana perjuangan dan penghormatan di Monumen Soekertiyo, generasi masa kini diingatkan bahwa menjadi pahlawan bukan soal berperang, tetapi tentang mengabdi dan berbuat untuk negeri dengan sepenuh hati

Kembali