INFO DESA

Mahasiswa KKN Ajak Warga Sidorejo Wujudkan Pangan Mandiri Lewat Pelatihan Teh Jahe Kelor dan Abon Pe
21 Agustus 2025   59 kali

Sidorejo, 21 Agustus 2025 — Dalam upaya mendukung ketahanan pangan berbasis edukatif di pedesaan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UBI dan STIB Desa Sidorejo menyelenggarakan pelatihan pembuatan Teh Jahe Kelor dan Abon Pepaya, bertempat di Pendopo Balai Desa Sidorejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, pada Kamis, 21 Agustus 2025.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Sidorejo, Drs. Heru Subiantoro, serta para peserta yang berasal dari Kader Gerbangmas Desa Sidorejo. Suasana pelatihan berlangsung aktif dan interaktif, dengan antusiasme tinggi dari peserta yang ingin mengembangkan keterampilan olahan pangan lokal yang sehat, murah, dan bernilai ekonomi.

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Ketahanan Pangan Berbasis Edukatif, yang diusung oleh mahasiswa KKN UBI dan STIB sebagai kontribusi nyata terhadap pemanfaatan sumber daya lokal sekaligus peningkatan kapasitas masyarakat desa dalam bidang pangan dan ekonomi keluarga.

“Pelatihan ini tidak hanya mengajarkan keterampilan, tapi juga memberikan wawasan bahwa pangan lokal seperti daun kelor, jahe, dan pepaya bisa diolah menjadi produk sehat dan bernilai jual. Harapannya, masyarakat bisa meneruskan dan mengembangkan ini secara mandiri,” ujar perwakilan mahasiswa KKN dalam sambutannya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan cara memilih bahan baku, proses pengolahan yang higienis, serta teknik pengemasan sederhana. Teh Jahe Kelor dikenal kaya akan antioksidan dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh, sedangkan Abon Pepaya merupakan alternatif makanan tinggi serat yang bisa menjadi pengganti lauk pauk.

Kepala Desa Sidorejo, Drs. Heru Subiantoro, mengapresiasi kegiatan ini dan menyampaikan bahwa pelatihan semacam ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat desa saat ini, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi dan pangan.

“Kami sangat mendukung program-program edukatif seperti ini. Mahasiswa KKN UBI dan STIB membawa angin segar dan semangat baru bagi pemberdayaan masyarakat. Semoga ilmu yang diberikan bisa diterapkan dan memberi manfaat nyata,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, peserta menyampaikan rasa terima kasih atas ilmu dan pengalaman baru yang mereka dapatkan. Banyak yang berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut dan menjangkau kelompok masyarakat lainnya.

Dengan pelatihan ini, mahasiswa KKN UBI dan STIB tidak hanya menyumbangkan pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya pangan mandiri, sehat, dan berkelanjutan, sebagai bagian dari pembangunan desa yang lebih tangguh.

Kembali